Rabu, 05 Januari 2011

Sebuah kisah anak yang bernama Severn suzuki

Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki,
seorang anak yg pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental.

Children's Organization ( ECO ).
ECO adalah sebuah kelompok kecil anak yg mendedikasikan diri
untuk belajar dan mengajarkan pada anak-anak  lain mengenai masalah
lingkungan.

Dan mereka pun diundang menghadiri Konfrensi Lingkungan hidup PBB,
dimana pada saat itu Severn yg berusia 12 Tahun memberikan sebuah
pidato kuat yg memberikan pengaruh besar ( dan membungkam ) beberapa
pemimpin dunia terkemuka.

Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti  kalah dalam pemilihan umum
atau rugi dalam pasar saham.  Banyak ddi negara manapun yang melakukan penyia-nyiaan dalam membeli sesuatu dan kemudian membuangnya. Tetapi masih ada para dermawan yang berbagi dengan orang yang membutuhkan.
Contohnya, di Kanada memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan
dan papan yang berkecukupan - kami memiliki jam tangan, sepeda,
komputer dan perlengkapan televisi. Tetapi terkadang  ada juga yang takut untuk kehilangan kekayaannya karena saling berbagi.

Bahaya Narkoba

Orang yang mengonsumsi morphine akan merasakan keringanan (kegesitan) dan kebugaran yang berkembang menjadi hasrat kuat untuk terus mengonsumsinya. Dari sini, dosis pemakaian pun terus ditambah untuk memperoleh ekstase (kenikmatan) yang sama.

Kecanduan bahan narkotika ini akan menyebabkan pendarahan hidung (mimisan) dan muntah berulang-ulang. Pecandu juga akan mengalami kelemahan seluruh tubuh, gangguan memahami sesuatu dan kekeringan mulut. Penambahan dosis akan menimbulkan frustasi pada pusat pernafasan dan penurunan tekanan darah. Kondisi ini bisa menyebabkan koma yang berujung pada kematian.
Narkoba adalah singkatan dari narkotika dan obat/bahan berbahaya. Selain “narkoba”, istilah lain yang diperkenalkan khususnya oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia adalah napza yang merupakan singkatan dari ‘Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif’.
Semua istilah ini, baik “narkoba” atau napza, mengacu pada sekelompok zat yang umumnya mempunyai resiko kecanduan bagi penggunanya. Menurut pakar kesehatan narkoba sebenarnya adalah psikotropika yang biasa dipakai untuk membius pasien saat hendak dioparasi atau obat-obatan untuk penyakit tertentu. Namun kini presepsi itu disalah gunakan akibat pemakaian yang telah diluar batas dosis.
Sumber : - Seminar        
   -Syupriadi, AMd

Dunia Remaja

Dunia remaja adalah dunia yang unik yang menjadi perbincangan umum.  Dan di tengah kehidupan dunia remaja berkembang dengan cepat dari segi fisik maupun psikis. Kehidupan yang penuh warna-warni di kota yang metropolis.

Perlu disadari, remaja adalah sosok yang labil. Fisik terlihat dewasa yang di tinjau dari psikis. Akan tetapi mereka belum mampu bertanggung jawab. Kehidupan remaja cenderung berubah-ubah dalam pemikiran atau hal lainnya. Pola pikir remaja sekarang kebanyakan hanya karena pergaulan, modern, ikut-ikut temen,dsb. Misalnya seperti membeli produk, secara tanpa di sadari mereka hanya terbawa arus karena mungkin ingin terlihat sempurna di hadapan teman-teman mereka.

Remaja kini banyak yang berada di dunia ke pura-puraan. Banyak tontonan yang membodohi pola pikir. Mereka semua bergaya dengan gaya hidup glamor. Sebenarnya semua ini justru membodohi bukan mendidik. Remaja sekarang seharusnya mementingkan pendidikan untuk meraih masa depan dan cita-cita yang meraka inginkan. Tetapi saat ini pergaulan bebas dan hidup mewah justru lebih trand di bandingkan dengan hidup di tengah masyarakat yang beragama. Gaya hidup yang berlebihan akan menimbulkan dampak yang tidak baik. Karena bisa menurunkan moral dan tak ayal jadi panutan orang-orang.
 
Di dunia kepura-puraan tidak mengenal istilah percaya atau tidak, yang ada hanya kesenangan semata. Emosi yang terkadang terbawa persis yang sedang mereka ingin. Dampaknya pun terpuruk, banyak contoh-contoh dari segi kehidupan mereka.  Oleh karena itu, bagi remaja, hendaknya bisa berpikir dengan dewasa dalam menyikapi  pergaulan. Remaja masa kini harus memiliki kesadaran nurani yang tinggi. Memang ada saat-saat dimana kehidupan kita semua ketika merasa berada di bawah dan mengalami saat-saat singkat yang penuh dengan keraguan. Alasan mengapa begitu banyak orang yang merasa dirinya rendah baik tentang kehidupan, penampilan, keahlian maupun kemampuannya adalah karena kita menghabiskan terlalu banyak waktu untuk membandingkan diri kita dengan para pahlawan dari dunia kepura-puraan.

Maka, jangan biarkan setiap detik berlalu tanpa aktivitas positif. Masa depan akan semakin sarat tantangan. Masa depan membutuhkan remaja-remaja kreatif yang siap mengayuh perahu lebih cepat, berani menentang ombak dan siap berhadapan dengan derasnya arus globalisasi zaman.

Sumber : majalah - majalah remaja